6 Jenis Waffle yang Harus Kamu Tahu

6 Jenis Waffle yang Harus Kamu Tahu

NgantukBanget-Kamu tentu sudah familer dengan waffle. Makanan yang satu ini memang cocok banget buat sarapan atau ngopi sore. Porsinya cukup mengenyangkan, tanpa terasa berlebihan.

 

Bila kita perhatikan, waffle punya beberapa tampilan. Ada yang kotak dengan tekstur yang lembut, ada pula yang bentuknya bulat, serta ada pula yang punya tekstur renyah. Lantas, apa yang membedakan semua waffle tersebut?

 

Berikut kami rangkum 6 jenis waffle yang harus kamu tahu. Simak apa saja yang membedakan aneka waffle ini, yuk

1. American waffle

 

 

Waffle dari Amerika biasanya disiram dengan aneka topping di atasnya; seperti krim, berbagai sirup, atau es krim.

Biasanya american waffle memiliki bentuk yang lebih tipis dengan tekstur yang padat. Walau padat, american waffle tetap mudah dipotong layaknya pancake

2. Belgian waffle

 

 

Belgian waffle biasanya lebih ringan dengan tekstur yang agak garing. Bentuk persegi panjang pada waffle ini yang biasanya jadi pembeda waffle ini dengan waffle lainnya

Sebenarnya bila dilihat dari sejarahnya, belgian waffle hanya ditaburi gula saja tanpa topping lainnya. Penambahan topping pada jenis waffle ini dapat dikatakan mengubah keautentikannya

3. The liège waffle

 

 

Resep the liège waffle diadaptasi dari adonan roti brrioche yang biasanya manis. Hal itulah yang menyebabkan waffle ini terasa padat dan manis di mulut.

4. Hong Kong waffle

 

 

Di Hong Kong, waffle biasanya dijajakan oleh pedagang asongan. Kita bisa menikmatinya selagi hangat di perjalanan.

Bentuknya bulat dan biasanya dibagi menjadi 4 bagian. Cara penyajiannya hampir mirip seperti martabak. Pedagang akan mengoles mentega, kacang, cokelat, atau gula di satu sisi waffle, kemudian dilipat menjadi setengah lingkaran.

5. Scandinavian style waffle

 

 

Scandinavian waffle dicetak tipis dalam bentuk hati. Biasanya di atas Scandinavian waffle ada gula, stroberi, selai, atau buah-buahan

 

6. Stroopwafels

 

 

Waffle bergaya Belanda ini merupakan waffle tipis dengan isian sirup. Adonannya terbuat dari tepung, mentega, gula merah, ragi, susu, dan telur.

Waffle dipotong menjadi dua bagian ketika masih dipanggang. Barulah waffle ditaburi dengan gula merah, sirup, mentega, dan kayu manis sebagai perekat kedua bagian tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *